ALINEAZONA – Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) PGSD Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam Projek Kepemimpinan melaksanakan pendampingan kesehatan mental bagi komunitas IPNU Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Mengusung tema “Saatnya Peduli Diri: Literasi Kesehatan Mental Remaja di Era Digital”, kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada 18 September dan 3 Oktober 2026, sebagai upaya meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan mental.
Kegiatan pertama berlangsung pada Jumat (18/9/2026) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan dan diikuti sekitar 50 peserta. Peserta memperoleh edukasi kesehatan mental dari pemateri Dr. Dewi Mayang Sari, S.Psi., M.Psi. Materi yang disampaikan mendorong peserta untuk lebih mengenali kondisi diri, memahami emosi, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental di tengah berbagai tantangan kehidupan pada era digital.
Tidak hanya melalui penyampaian materi, mahasiswa PPG juga menghadirkan kegiatan ecoprint sebagai sarana menyalurkan emosi melalui aktivitas kreatif. Peserta diajak membuat karya ecoprint pada tote bag dengan memanfaatkan bahan-bahan alami. Kegiatan ini memberikan pengalaman bagi peserta untuk mengekspresikan diri melalui aktivitas positif sekaligus menciptakan suasana pendampingan yang interaktif dan menyenangkan.
Salah satu peserta, Gita, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang bermakna baginya. Ia merasa pendampingan kesehatan mental yang dipadukan dengan ecoprint membantunya menyalurkan emosi melalui kegiatan yang positif.
“Melalui kegiatan ini, saya bisa belajar lebih memahami kesehatan mental sekaligus menyalurkan emosi melalui kegiatan ecoprint. Kegiatannya menyenangkan dan memberikan pengalaman baru bagi saya,” ungkap Gita.
Sebagai tindak lanjut, pendampingan kembali dilaksanakan pada Sabtu (3/10/2026) di Aula SMA Sabilush Sholihin, Kecamatan Socah, dengan sekitar 40 peserta. Pada pertemuan kedua, tim mahasiswa PPG memberikan penguatan materi sekaligus mendampingi peserta melakukan skrining awal kesehatan mental melalui platform berbasis kecerdasan buatan artificial intelligence (AI). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum IPNU Kecamatan Socah dan berlangsung dengan antusias.
Salah satu peserta dalam pendampingan lanjutan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membuatnya semakin sadar akan pentingnya kesehatan mental. Ia juga merasa lebih memahami cara mengelola emosi untuk menjaga kesejahteraan dirinya.
“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya menjadi lebih sadar bahwa kesehatan mental perlu diperhatikan. Saya juga belajar untuk lebih mengenali dan mengelola emosi serta memahami pentingnya mencari dukungan ketika sedang menghadapi masalah,” ungkap Uut.
Program ini dirancang oleh tujuh mahasiswa PPG PGSD UTM, yaitu Siti Fatimah, Rahma Maulidia Nur Fadilah, Gesti Kinasih Hardhini, Bina Roosita, Sella Maharani, Yunita Tri Widianti, dan Renka Lofitasari, di bawah bimbingan Dr. Mujtahidin, S.Pd., M.Pd. Melalui kegiatan yang memadukan edukasi, aktivitas kreatif, dan pemanfaatan teknologi ini, Tim Projek Kepemimpinan berharap literasi kesehatan mental di kalangan remaja semakin meningkat. Pendampingan tersebut sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam melaksanakan Projek Kepemimpinan melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui program “Saatnya Peduli Diri”, mahasiswa PPG UTM mengajak remaja untuk tidak hanya memahami pentingnya kesehatan mental, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan mengenali emosi, mengelola tekanan secara sehat, serta tidak ragu mencari dukungan ketika menghadapi kesulitan.
