BANGKALAN, ALINEAZONA — Mahasiswa Asistensi Mengajar Program Studi Pendidikan IPA Universitas Trunodjoyo Madura melaksanakan kegiatan penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) dan edukasi pengelolaan sampah di SMP Al-Kholiliyah Bangkalan pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian siswa terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan sekolah.
Kegiatan penanaman TOGA dilakukan dengan memanfaatkan pot sebagai media tanam. Berbagai tanaman ditanam dan diberi label informasi untuk membantu warga sekolah mengenali jenis serta manfaat tanaman obat. Selain menjadi bentuk upaya penghijauan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung pembelajaran IPA melalui pengamatan langsung terhadap tanaman dan lingkungan sekitar.
Selain penanaman TOGA, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai jenis sampah dan perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk terurai di lingkungan. Kegiatan edukasi dilakukan melalui papan edukatif yang memuat informasi mengenai jenis-jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, serta dampaknya terhadap lingkungan. Penggunaan papan edukatif diharapkan dapat membantu siswa untuk memahami materi dengan lebih mudah.
Sampah organik umumnya lebih mudah terurai secara alami, dibandingkan sampah anorganik. Sampah organik, seperti sisa makanan dan daun kering, umumnya lebih mudah terurai secara alami, sedangkan sampah anorganik, seperti botol dan sedotan plastik, membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk terurai. Perbedaan tersebut menunjukkan pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya agar dapat dikelola dengan tepat. Meskipun demikian, waktu penguraian sampah dapat bervariasi, bergantung pada jenis bahan dan kondisi lingkungan.
Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk memilah sampah sesuai jenisnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan, serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
