BANGKALAN, ALINEAZONA – Ajang tahunan LIGA PKM FISIB Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali digelar dan melahirkan beragam gagasan riset inovatif dari mahasiswa muda. Tahun ini, kegiatan bertajuk “PKM 5.0: Menuju Kemandirian Ide dalam Menyongsong Digital Society yang Berdaya Saing” sukses menarik perhatian mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) UTM untuk berkompetisi dalam mengasah kreativitas dan daya analisis ilmiah mereka.
Kompetisi yang berlangsung sejak 30 September hingga 24 Oktober 2025 ini melewati beberapa tahapan penting, mulai dari pendaftaran, seleksi finalis, technical meeting, hingga grand final yang diadakan pada 24 Oktober. Ajang ini diperuntukkan bagi mahasiswa FISIB semester 1–5, dengan komposisi tim 3–5 orang lintas prodi dan angkatan, di mana ketua tim wajib berasal dari FISIB.
Mahasiswi berprestasi sekaligus Peneliti Muda PT Komunitas Peneliti Alinea (Kopi Alinea), Sittiy Muizze, berhasil meraih Juara 1 dalam kompetisi ini melalui karya berjudul:
“Oligarki dan Praktik Monopoli Perdagangan Besi Tua di Bangkalan, Madura: Studi Dinamika Kekuasaan Juragan terhadap Kebijakan Undang-Undang.”
Riset ini mengupas fenomena sosial-ekonomi yang jarang diangkat, yaitu praktik monopoli dan relasi kekuasaan dalam perdagangan besi tua di Madura. Melalui pendekatan fenomenologi dan sosiologi hukum, Muizze menyoroti bagaimana juragan lokal memiliki peran dominan dalam menentukan harga dan alur distribusi besi tua, sehingga menciptakan ketimpangan nilai antara pengepul kecil dan pabrik besar.
“Saya tertarik meneliti ini ketika pulang dari Sumenep untuk penelitian dan melihat berdiskusi santai bersama dosen mengenai bagaimana bisnis rongsokan diubah menjadi jaringan perdagangan besar yang cenderung dimonopoli,” ungkap Muizze. “Awalnya ide ini muncul dari obrolan di jalan, lalu berkembang menjadi riset serius yang melibatkan aspek hukum dan ekonomi lokal.”
Tim yang dipimpin Muizze juga beranggotakan mahasiswa lintas disiplin, termasuk dari bidang hukum, untuk memperkuat analisis tentang praktik monopoli dari perspektif regulasi dan sosiologi kekuasaan.
Menurut para juri, penelitian yang dibawakan Muizze dinilai berani dan orisinal, karena mengangkat topik sensitif yang jarang disentuh di kalangan mahasiswa. Risetnya menyinggung keterlibatan jaringan ekonomi informal yang bersinggungan dengan kebijakan hukum di tingkat lokal.
“Penelitian ini menarik dan baru pertama kali kami dengar. Isu monopoli besi tua sangat relevan dengan kajian hukum dan kekuasaan, meski agak sensitif karena menyentuh praktik ekonomi lokal,” komentar salah satu dewan juri saat penilaian final.
Muizze berharap hasil penelitiannya dapat memberi kontribusi teoritis dalam kerangka sosiologi hukum, terutama dalam menganalisis hubungan kekuasaan antara juragan dan penerapan regulasi perdagangan di tingkat lokal.
“Saya ingin riset ini menjadi pijakan awal untuk memahami bagaimana relasi kekuasaan bekerja di sektor ekonomi kecil, serta bagaimana hukum bisa hadir untuk menciptakan keadilan yang lebih setara,” ujarnya.
Kemenangan ini menambah daftar panjang prestasi Peneliti Muda Kopi Alinea yang konsisten melahirkan ide-ide riset berbasis realitas sosial Madura. Melalui dukungan UTM dan semangat inovasi mahasiswa FISIB, LIGA PKM 2025 menjadi ajang penting untuk menumbuhkan budaya riset dan berpikir kritis di kalangan generasi muda.
Editor: Bangkit Wira M.
