BANGKALAN, ALINEAZONA – Upaya meningkatkan literasi gizi dan kebiasaan hidup sehat di kalangan pelajar terus digencarkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Melalui Program Asistensi Mengajar (ASMEN), tiga mahasiswa dari UTM yaitu Siti Aminatus Sholeha, Devinta Putri Yuniar, dan Nur Salimah menginisiasi kegiatan pengabdian bertajuk “Gizi Lokal dan Hidup Sehat” di SMP Negeri 7 Bangkalan.
Program yang berlangsung selama dua pekan ini dirancang untuk menanamkan kesadaran tentang pemilihan makanan bergizi, pentingnya aktivitas fisik, serta pengurangan penggunaan gadget berlebihan di kalangan siswa.
Pada pekan pertama, kegiatan dimulai dengan pengenalan berbagai bahan makanan lokal yang bergizi serta praktik pembuatan makanan sehat. Program ini menjadi bagian dari kegiatan kokurikuler sekolah, di mana guru dan mahasiswa ASMEN berkolaborasi membimbing siswa mengenal bahan pangan bergizi khas Madura serta cara mengolahnya. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pemahaman siswa mengenai gizi lokal, tetapi juga mendorong mereka untuk memilih makanan yang lebih sehat dalam keseharian.
Memasuki pekan kedua, mahasiswa ASMEN memberikan penyuluhan edukatif. Siti Aminatus Sholeha selaku pemateri pertama menyampaikan materi mengenai pentingnya aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran tubuh. Sedangkan materi kedua disampaikan oleh Devinta Putri Yuniar, yang membahas tentang pola hidup sehat dengan mengurangi penggunaan gadget secara berlebihan.
Kedua topik ini dipilih karena saling berkaitan. Maraknya konten media sosial yang menampilkan makanan kurang bergizi sering mempengaruhi pola konsumsi siswa. Selain itu, tingginya intensitas bermain gadget membuat siswa semakin minim bergerak dan mengabaikan kesehatan fisik. Untuk membangkitkan antusiasme siswa, Nur Salimah memimpin lomba pembuatan yel-yel antar kelas, yang nantinya digunakan dalam kegiatan lapangan.
Hari-hari berikutnya diisi dengan aktivitas luar ruangan berupa senam bersama, jalan sehat, dan pertandingan voli antar kelas, yang dipandu oleh mahasiswa ASMEN serta didampingi oleh ibu Fatimatus Junaida, S.Pd, guru olahraga, beserta dewan guru lainnya. Kegiatan ini tidak hanya mempromosikan kebugaran, tetapi juga membangun kekompakan dan semangat kompetitif yang positif antar siswa.
Para pemenang lomba diumumkan pada hari terakhir kegiatan. Ketua pelaksana kegiatan kokurikuler, ibu Munirah, S.Pd (guru Pendidikan Pancasila), memberikan apresiasi besar terhadap kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat positif dan melatih siswa memulai hidup sehat, serta dapat meminimalisir penggunaan gadget berlebihan,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari ibu Nanik Virgiana Ningsih, yang menyampaikan rasa terima kasih. “Terima kasih ya mbak, sudah bikin kegiatan seperti ini. Anak-anak jadi lebih bersemangat.” Ujarnya.
Sementara itu, Siti Aminatus Sholeha menuturkan betapa berharganya kegiatan tersebut. “Kegiatan kecil yang berdampak besar berawal dari kebersamaan yang tak terpisahkan, hingga membangun motivasi belajar siswa yang besar pula.” Menurutnya, siswa tidak hanya belajar kerja sama tim, tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan diri dan teman sebaya.
Program ASMEN tidak berhenti di situ. Mahasiswa Pendidikan IPA UTM juga mengembangkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa sabun cuci tangan dari ekstrak jeruk alami. Inovasi ini dirancang sebagai dukungan bagi keberhasilan Program Pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan menekankan pentingnya kebersihan sebelum makan. Pasalnya semua makanan yang masuk ke tubuh kita selain bergizi haruslah bersih yang di mulai dari gerakan cuci tangan dengan sabun sebelum makan.
Devinta Putri Yuniar menegaskan “Keberhasilan suatu program dimulai dari hal-hal kecil, seperti membiasakan mencuci tangan sebelum makan.” Inovasi sabun alami ini menjadi penguat bagi gerakan “Belajar Gizi dan Hidup Sehat”, sekaligus membantu siswa membangun kebiasaan menjaga kebersihan diri.
