ALINEAZONA, LONDON — Kabar membanggakan datang dari keluarga besar PT Komunitas Peneliti Alinea. Ni’matul Zahro, salah satu keluarga besar KOPI ALINEA dan juga editor Journal of Progressive Science Education (JPSE) di Kopi Alinea sekaligus wanita pecinta klub bola Chelsea, resmi menuntaskan pendidikan masternya di University College London (UCL), salah satu kampus terbaik di dunia, khususnya dalam bidang pendidikan melalui UCL Institute of Education (IOE).
Dalam pernyataannya, Ni’matul mengungkapkan bahwa bisa menempuh pendidikan tinggi di UCL merupakan mimpi yang menjadi nyata dan sekaligus tantangan besar yang memperluas cara pandangnya terhadap pendidikan.
“Having a higher education at UCL is a dream. With many experts in Science Education, I learned a lot about different aspects of education, such as inequalities, translanguaging, and social capitalism. These were concepts that had never crossed my mind before when thinking about ‘science education.’ However, I couldn’t be prouder of myself for having coped with it so well. Despite the circumstances of language barriers, I’m working hard to meet the IOE’s expectations as the best educational institute in the world, with its high requirements for essays and deeply analyzed assignments. Message: Be happy, be creative, be wise in time,” ujar Ni’matul Zahro.
Ni’matul menekankan bahwa proses studinya bukan sekadar soal menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga perjalanan membangun ketangguhan diri, mulai dari mengatasi kendala bahasa, beradaptasi dengan standar akademik yang tinggi, hingga berdialog dengan berbagai perspektif global tentang ketidaksetaraan, translanguaging, dan modal sosial dalam pendidikan sains.
Founder & Director PT Komunitas Peneliti Alinea, Thoriqi Firdaus, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian wanita yang sering disapa Zahro. Ia juga mengenang kembali perjalanan pertemuan dan proses belajar bersama di Jakarta yang menjadi salah satu titik awal kolaborasi dan diskusi panjang tentang pendidikan.
“Saya masih ingat betul pertama kali bertemu Ni’matul di Jakarta, kami banyak berdiskusi tentang pendidikan, riset, dan mimpi untuk belajar sampai ke luar negeri. Melihat hari ini ia menuntaskan studi masternya di UCL bukan hanya membanggakan secara personal, tetapi juga menjadi bukti bahwa mimpi yang dirawat dengan kerja keras, doa, dan konsistensi akan menemukan jalannya,” ujar Thoriqi.
Lebih jauh, Thoriqi menambahkan bahwa capaian Ni’matul menjadi inspirasi bagi jaringan peneliti muda di kopi Alinea untuk terus mengembangkan diri, memperluas jejaring internasional, dan membawa pulang pengetahuan yang relevan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.
“Bagi kami di PT Komunitas Peneliti Alinea, keberhasilan Ni’matul adalah pengingat bahwa investasi terbesar kita adalah pada manusia. Kami berharap pengalaman dan ilmu yang dibawanya dari UCL dapat menjadi bahan bakar baru untuk melahirkan kolaborasi riset, inovasi pembelajaran, dan gerakan edukasi yang lebih berpihak pada keadilan, kreativitas, dan kemanusiaan,” tambahnya.
PT Komunitas Peneliti Alinea menyampaikan selamat dan doa terbaik untuk Ni’matul Zahro, sekaligus berharap langkah akademiknya ke depan akan semakin berdampak bagi dunia pendidikan, baik di level lokal, nasional, maupun global.
