Alineazona, PT Komunitas Peneliti Alinea (KOPI ALINEA) sukses menyelenggarakan acara Sharing Session bertajuk “Menjadi Kandidat Unggul Melalui Esai Beasiswa Unggulan” secara virtual pada hari Minggu, 23 Agustus 2026 mulai pukul 08:45 WIB. Acara yang digelar secara eksklusif bagi member Kopi Alinea ini menghadirkan Nindia Mauliatush Zahra, S.Gz., Awardee Beasiswa Unggulan 2023 dari Universitas Diponegoro, sebagai pemateri utama.
“Melalui acara ini, KOPI ALINEA hadir untuk mendampingi anggotanya agar mampu meramu esai yang tidak hanya menggugah, tetapi juga membuktikan bahwa mereka adalah kandidat yang layak diperhitungkan,” tegas Wardah Fitriyani selaku CEO PT Komunitas Peneliti Alinea dalam sambutan pembukanya.
Menyambung hal tersebut, Thoriqi Firdaus, S.Pd., M.Pd., selaku Founder & Director PT Komunitas Peneliti Alinea menambahkan, “Menulis esai yang berkualitas adalah gerbang utama dalam meraih beasiswa bergengsi seperti Beasiswa Unggulan, dan kami ingin member Kopi Alinea memiliki bekal yang mumpuni serta mentalitas kandidat juara,” ujar Thoriqi Firdaus, S.Pd., M.Pd., selaku Founder & Director PT Komunitas Peneliti Alinea.
Acara ini dipandu dengan apik oleh Ibnul Mubarok, Anggota RnD Kopi Alinea yang bertindak selaku moderator. Dalam sesi penyampaian materi, Nindia Mauliatush Zahra membagikan panduan komprehensif mengenai program Beasiswa Unggulan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Nindia secara khusus menekankan pentingnya esai yang personal dan meyakinkan untuk memikat hati para penyeleksi.
Ia membedah struktur esai yang berbobot, dimulai dari pembuatan hook pembuka yang menarik seperti mengangkat fakta keresahan sosial. Selain itu, esai yang baik harus mampu menjabarkan latar belakang permasalahan, urgensi studi yang ditempuh, hingga aksi nyata atau proyek kontribusi yang sedang atau akan dilakukan. Nindia turut memberikan contoh konkret melalui proyek sosial “SENANGI” (Sehat Tenang dengan Bergizi) yang digagasnya sebagai wujud kepedulian terhadap penyelesaian dan pencegahan isu gizi di masyarakat.
“Gunakan Prinsip STAR (Situation, Task, Action, Result & Reflection) dalam menarasikan pengalaman agar esai tidak sekadar normatif, melainkan menunjukkan aksi dan rekam jejak yang nyata,” papar Nindia kepada para peserta. Ia juga memperingatkan peserta untuk menghindari kesalahan umum pelamar beasiswa saat menulis esai, seperti menjadikannya sebagai salinan Curriculum Vitae (CV), melanggar batas jumlah kata yang ditentukan, atau hanya berfokus pada apa yang akan didapatkan dari beasiswa alih-alih pada kontribusi yang dapat diberikan untuk bangsa.
Kegiatan Sharing Session ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas persiapan para member Kopi Alinea dalam menyusun dokumen aplikasi beasiswanya. Dengan strategi penulisan yang tepat sasaran, para pemuda Indonesia diharapkan semakin siap menceritakan potensi terbaiknya dan membuktikan kelayakan mereka sebagai Kandidat Beasiswa Unggulan.
