Pelantikan Cabang KOPI ALINEA Pamekasan: Wujud Nyata Mengubah Ide Visioner Menjadi Aksi Berdampak
Pamekasan – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Cafe Manifesco Pamekasan pada Sabtu, 23 Agustus 2025, saat KOPI ALINEA (PT Komunitas Peneliti Alinea) resmi membuka cabang barunya di Pamekasan. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Founder KOPI ALINEA, Thoriqi Firdaus, didampingi Steering Committee (SC) KOPI ALINEA, Ainunnuril Amelia.
Dalam sambutannya, Thoriqi Firdaus menegaskan bahwa hadirnya KOPI ALINEA bukan sekadar wadah penelitian, tetapi sebuah gerakan bersama untuk melahirkan riset yang berkualitas serta pengabdian nyata bagi negeri. “KOPI ALINEA akan menjadi rumah besar bagi peneliti muda dan para akademisi untuk menciptakan karya yang bermanfaat, bukan hanya di ruang diskusi, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Mengusung tema “Menciptakan Makna: Mengubah Ide Visioner Menjadi Aksi Nyata yang Berdampak bagi Sesama,” acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran riset dan kolaborasi lintas sektor.
Materi pertama dibawakan oleh SC KOPI ALINEA, Ainunnuril Amelia, yang mengupas tentang nalar filosofis KOPI ALINEA. Dalam pesannya, Amelia mengajak seluruh anggota untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan KOPI ALINEA secara kolektif. “Kopi Alinea bukan milik individu, tetapi milik kita bersama. Mari tumbuh bersama, karena dari sini kita bisa melahirkan peradaban baru melalui riset dan pengabdian,” ujarnya penuh semangat.
Selanjutnya, Siti Aminatus Sholeha, CEO KOPI ALINEA cabang Bangkalan, menyampaikan materi mengenai tugas dan fungsi struktur organisasi. Ia menekankan bahwa meskipun ada pembagian divisi, setiap program akan tetap dijalankan dengan semangat kebersamaan. “Kita bukan sekadar bekerja dalam batas divisi, tetapi bersama-sama mewujudkan visi yang sama: mencetak karya dan gerakan yang bermanfaat bagi sesama,” ungkapnya.
Sesi berikutnya menghadirkan kembali Founder KOPI ALINEA, Thoriqi Firdaus, yang membahas pentingnya riset berdampak dan publikasi internasional. Ia menekankan bahwa penelitian yang baik tidak hanya berhenti pada teori, melainkan harus mampu memberi kontribusi global. “Riset adalah jantung perubahan. Dengan riset yang berdampak dan publikasi internasional, kita sedang menulis sejarah baru bahwa anak bangsa mampu bersuara di panggung dunia,” paparnya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi teras sharing bersama, yang menghadirkan keakraban sekaligus refleksi dari seluruh peserta. Terlihat antusiasme tinggi, di mana para peneliti, akademisi, dan pegiat muda saling berbagi ide serta merangkai langkah-langkah nyata ke depan.
Pelantikan ini menjadi bukti nyata bahwa KOPI ALINEA terus melebarkan sayapnya, membawa semangat kolaborasi, riset berkualitas, dan pengabdian berkelanjutan untuk negeri.
