SURABAYA, ALINEAZONA. 27 September 2025 – Webinar “The Power of Words: Public Speaking for Success” resmi digelar pada Sabtu (27/9) pagi melalui Zoom dengan jumlah peserta terbatas sebanyak 30 orang. Acara yang dipandu oleh moderator Nadziira Aulia ini menghadirkan narasumber utama Noraddin Yahya Haikal, seorang trainer dan konsultan public speaking asal Yaman.
Webinar dibuka dengan sambutan CEO Evolenia dari Risky Andayani Rosediana yang memperkenalkan Evolenia. Evolenia merupakan platform pengembangan soft skill yang rutin mengadakan pelatihan daring untuk meningkatkan kompetensi generasi muda. Informasi mengenai kegiatan Evolenia dapat diikuti melalui Instagram resmi mereka di @evolenia.id Antusiasme peserta terlihat sejak awal, karena mereka ingin belajar bagaimana menguasai keterampilan public speaking yang selama ini dianggap menakutkan oleh banyak orang.
Dalam paparannya, Noraddin menjelaskan bahwa public speaking bukan hanya soal berbicara di depan banyak orang, melainkan juga seni menyampaikan pesan dengan jelas, persuasif, dan penuh makna.
“Public speaking adalah keterampilan hidup. Bukan hanya untuk pekerjaan, tetapi juga untuk membangun hubungan, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuka peluang karier lebih luas,” ungkap Noraddin.
Beberapa poin penting yaitu mengenai:
Komunikasi Efektif: kemampuan menyampaikan ide secara jelas agar pesan dipahami audiens.
Kemajuan Karier: keterampilan public speaking mencerminkan kepemimpinan dan profesionalisme, yang sangat dicari banyak perusahaan.
Pertumbuhan Diri dan Kepercayaan Diri: mengalahkan rasa grogi dan berani tampil di depan umum membuat seseorang lebih percaya diri dan tangguh.
Sesi tanya jawab semakin memperkaya diskusi. Salah satu peserta, Mehsy, bertanya tentang cara mengatasi keterbatasan kosa kata karena kurang suka membaca. Noraddin menekankan pentingnya menjadi pendengar yang baik:
“Kalau tidak suka membaca, dengarkan. Cari role model yang bahasannya ringan, lalu tiru cara mereka berbicara. Itu akan memperkaya kosa kata tanpa harus terbebani,” jelasnya.
Pertanyaan lain datang dari Salwa, yang menyinggung cara menghadapi siswa dengan kebutuhan khusus di kelas. Menurut Noraddin, guru atau fasilitator perlu lebih peka dan fleksibel.
“Ketika siswa berkebutuhan khusus lebih aktif, justru itu kesempatan untuk mendorong siswa lain agar ikut terlibat. Gunakan pendekatan inklusif, agar setiap anak merasa punya peran,” sarannya.
Sebagai penutup, peserta mengikuti challenge berupa praktik membaca teks MC. Sebanyak enam peserta berhasil terpilih sebagai pemenang dan memperoleh hadiah berupa e-money Rp20.000 masing-masing. Mereka adalah Mohammad Syauqi Ridlo, Salwa Nurhalizah, Sahriah Yunus, Uswatun Hasanah, Mohammad Mehsy Hasanuddin, dan Anisa.
Webinar ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga ruang praktik nyata bagi peserta. Dengan biaya kontribusi e-sertifikat hanya Rp20.000, para peserta merasa mendapatkan pengalaman berharga yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Editor: Ainunnuril Amelia
